Muslim Demokrat Islam, Budaya Demokrasi, Dan Partisipasi Politik Di Indonesia Pasca-orde Baru
Rp. 55.000
Buku tidak tersedia
Oleh : Saiful Mujani
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 9792227490, 9789792227490
Rilis : 2007
Halaman : 380
Berat : 0.5 kg
Bahasa : Indonesia
Penilaian : belum dirating

Muslim Demokrat Islam, Budaya Demokrasi, Dan Partisipasi Politik Di Indonesia Pasca-orde Baru membahas Pergerakan muslim demokrat pasca-orde baru. Para sarjana Barat, seperti Samuel Huntington, Bernard Lewis, dan Ellie Kedourie memandang Islam dan demokrasi sebagai dua makhluk yang berbeda, dan keduanya berjalan sendiri-sendiri. Bahkan mereka mengklaim bahwa Islam bertanggung jawab atas kegagalan konsolidasi demokrasi di negara-negara yang penduduknya mayoritas Muslim. Semakin kuat Islam dalam suatu masyarakat, demokrasi semakin tidak mungkin tumbuh di masyarakat tersebut. Pandangan mereka seakan-akan mengamini temuan Freedom House yang terangkum dalam Index of Political Right and Civil Liberty. Menurut temuan ini, dalam tiga dekade terakhir, hanya ada satu negara Muslim yang mampu membangun demokrasi secara penuh selama lebih dari lima tahun, yaitu Mali di Afrika. Dua belas negara Muslim lainnya termasuk dalam kelompok semi-demokratis. Sisanya, yakni 35 negara, bersifat otoritarian. Lebih dari itu, delapan dari 13 negara dengan pemerintahan paling represif di dunia pada dekade yang lalu adalah negara-negara Muslim. Bagaimana sesungguhnya di negara kita?


Kenapa buku ini menarik untuk disimak?


  • Berdasar riset empirik berskala nasional.
  • Otoritatif.
  • Menjawab pertanyaan: Semakin kuat Islam dalam suatu masyarakat, demokrasi semakin tidak mungkin tumbuh di  masyarakat tersebut?.

Share

 

facebook google plush twitter instagram