My Boyfriend’s Wedding Dress
Rp. 99.500
Oleh : Kim Eun Jeong
Penerbit : Penerbit Haru
ISBN : 9786027742000
Rilis : 2019
Halaman : 444
Berat : 0.5 kg
Bahasa : Indonesia
Penilaian :  (1 Resensi)

Bagaimana ini! Saat pernikahanku semakin mendekat, cinta pertama terkutuk yang mencampakkanku kembali lagi. Selain itu, gaun pengantin yang kupesan kepada perancang terkenal Italia juga tertukar.

 

Benar! Tekadku sudah bulat! Aku akan melarikan diri dari pesta pernikahanku. Tiba-tiba, gaun pengantinku yang tertukar itu menghilang!

 

Lalu, seorang lelaki dari New York tiba-tiba mengatakan ialah pemilik gaun itu dan sedang mencarinya!

 

 ***

 

Aku seorang anak yatim piatu. Orang yang selama ini membantuku secara finansial menyuruhku menikahi cucu semata wayangnya. Bahkan, cucunya mengatakan kalau ia tidak membutuhkan cinta.

 

Lalu, aku membuat perjanjian rahasia dengan tunanganku yang maniak gaun pengantin. Ia akan menceraikanku dan memberikan saham miliknya jika aku bisa menemukan gaun pengantinnya yang tertukar.

 

Benar! Tekadku sudah bulat! Aku akan terbang ke Korea dan membawa pulang gaun itu!

Share

 

Resensi Editorial

“Umur yang paling menyebalkan adalah 28. Itu adalah umur yang berada tepat di tengah-tengah akhir dua puluhan. Lebih tua dari 27 tahun dan lebih muda dari 29 tahun. Terlalu tua untuk disebut sebagai pertengahan dua puluhan dan merasa tidak adil jika disebut sebagai akhir dua puluhan.” (hlm. 423)

“Maksud Ibu, Ibu menyuruhku memegangi kaki lelaki yang memang bukan jodohku sambil memohon-mohon padanya agar menikahiku?”

“Ibu kan sudah bilang, umur 28 tahun adalah umur yang paling tepat untuk menikah, jadi jangan banyak bicara dan berdamailah dengan Nak Kim. Kalau tidak, ibu akan menjadi sangat kesal setiap melihatmu.” (hlm. 14)

Beberapa hari sebelum pernikahan dilaksanakan, Se Kyoung sangat tidak sabar untuk menyambut hari itu. Saat itu, Se Kyoung sedang memakan pizza pesanannya, namun ia merasa ada yang kurang setelah menghabiskan seluruh pizzanya. Sepertinya ia tahu apa yang kurang. Saat itu ia sangat tidak sabar dan tegang, dunianya sedang sangat cerah, bahkan bintang-bintang juga tetap bersinar di siang hari. Ia merasa sangat senang, tetapi juga merasa hampa. Sepertinya tidak semua orang dapat memastikan 100% apa sebenarnya penyebab rasa hampa ini. Se Kyoung menemukan apa yang membuatnya hampa saat bertemu Kang Hoo.

Ji Kang Hoo. Lelaki yang membuatnya tidak mempercayai cinta lagi. Lima tahun lalu, Kang Hoo mengajak Se Kyoung untuk berpisah. Sungguh di luar dugaan. Saat itu, Se Kyoung berpikir bahwa cinta adalah hal terkutuk yang akan berakhir jika hati salah satu pihak pergi.

Sejujurnya, Se Kyoung tidak pernah menyangka kalau hal seperti itu akan menimpa dirinya. Dalam percintaan, pertemuan dan perpisahan bukanlah hal yang dapat dihindari, tetapi sepertinya Se Kyoung tidak pernah mengira kalau percintaannya juga akan sama dengan percintaan yang lain. Se Kyoung tidak menyangka kalau Kang Hoo akan tega mengkhianatinya.

Se Kyoung berusaha keras untuk melupakan Kang Hoo. Kang Hoo merupakan sosok yang menganggap hidup adalah uang, sehingga Se Kyoung memahami keputusannya yang pergi demi uang. Se Kyoung tidak menyangka kalau cara membuat seseorang tidak memercayai cinta sangat mudah.

Lalu Se Kyoung bertemu dengan Hyo In, lelaki dari keluarga berpendidikan dan sangat mapan. Ia juga tidak terlihat seperti orang yang akan terlibat masalah dengan wanita lain di kemudian hari. Selain itu, keluarganyajuga sangat berkecukupan karena merasa bisa memesankan gaun pengantin bua tantangan dari seseorang perancang busana ternama di Italia. Lelaki itu juga sangat kuat sehingga Se Kyoung berpikir bahwa lelaki itu adalah sosok yangdapat diandalkannya. Akhirnya, Se Kyoung memutuskan untuk menikah dengan lelaki itu. Namun, entah kenapa Kang Hoo harus muncul lagi.

Selama ini, Se Kyoung berpikir kalau ia telah melupakan semuanya. Namun ternyata, sepertinya pikiran itu tidak benar, karena sekarang hatinya terasa sangat sakit. Hatinya selalu berkata kalau ini bukan cinta. Kepalanya berkata kalau ia telah kehilangan kerasionalannya karena uang. Ia terlambat menyadari semua ini. Hati dan kepalanya meneriakkan agar ia segera membatalkan pernikahan ini. Matanya yang disilaukan oleh uang juga mulai dapat melihat lagi. Sangat mengejutkan.

Saat Se Kyoung membayangkan hidupnya setelah menikah dengan Hyo In, ia mulai membayangkan kalau ia akan membutuhkan tiga buah tank air berkapasitas sepuluh ton untuk membersihkan rumah yang besar. Lalu, ia juga mulai berpikir kalau ia tidak akan menggunakan air itu untuk membersihkan rumah, tetapi untuk menenggelamkan rumah itu ke dalamnya. Se Kyoung berpikir kalau rumah itu, bukan, hidupnya akan tenggelam begitu saja ke dalam air jika ia menikah dengan Hyo In. Ia berpikir seperti itu saat duduk di ruang tunggu pengantin wanita sambil bercermin.

Kemudian, Se Kyoung lari begitu saja dari pesta pernikahannya!

Sementara ada Hae Yoon yang tidak pernah berpikir kalau iatak akan menikah. Hae Yoon adalah anak yatim piatu yang bahkan tidak pernah melihat ujung hidung orangtuanya, sehingga ia sangat terharu setiap melihat terbentuknya keluarga baru. Ia ingin secara tidak sengaja bertemu dengan perempuan yang cocok dengannya dan segera berpisah dengan perempuan itu. Namun jika sedang sial, ia bisa saja hidup seumur hidup dengan perempuan itu. Jika hidup selamanya dengan perempuan itu, ia pasti akan merasakan rasa tanggung jawab yang amat besar, sehingga ia memilih untuk bertemu lalu berpisah dalam waktu yang singkat.

Hae Yon tidak memiliki satu pun yang kurang dari penampilannya –karena itu banyak perempuan yang mengantre untuk mendapatkannya, tetapi sayangnya Hae Yoon tidak mau merasa terbebani dengan pernikahan yang mengharuskannya untuk membesarkan minimal seorang anak. Hal ini membuat HaeYoon ingin menghapus pasal-pasal dalam hukum yang berhubungan dengan pernikahan.

Hae Yoon meyakinkan dirinya bahwa ia harus melakukan pernikahan ini. Pernikahan yang dilakukan tanpa perasaan apa pun. Di saat seperti ini, biasanya seorang lelaki tidak mau menikahi seseorang perempuan karena perempuanitu memiliki masalah, dan masalah Ye Rin adalah sejarah percintaannya yang panjang, serta tidak adanya kemauan dari Ye Rin untuk menghentikan sejarahnyayang sekarang terus bertambah panjang itu. Menikahi cucu semata wayang pemilik perusahaan kertas besar yang menjual kertasnya di seluruh Amerika, sepertinya adalah intensif untuk Hae Yoon yang selama ini menjadi penasihat hukum perusahaan itu.

Hae Yoon –ia tidak menyukai Ye Rin, tetapi memutusakan untuk mengambil langkah yang sama dengan Ye Rin- tidak punya pilihan lain selain mematuhi keinginan Oh hwejangnim. Ia bertemu dengan Ye Rin beberapa kali lalu memutuskan untuk menikahinya. Hubungan mereka juga tidak buruk. Mereka memang tidak bisa disebut teman. Mereka lebih cocok disebut sebagai dua prajurit dari sisi berbeda yang bertemu dalam arena perang tanpa ada orang lain selain mereka berdua. Hubungan mereka adalah hubungan yang terasa membebani, walau mereka berusaha untuk menjalani hubungan mereka dengan santai. Mereka pun tidak bersikap saling memusuhi.

Celakanya, gaun pengantin yang akan dipakai oleh Ye Rin ternyata tertukar. Dan histeris menginginkan gaunnya kembali. Dan Hae Yoon harus mendapatkannya dengan cara apa pun!

“Aku sudah punya gaunku sendiri. Gaun sekarang yang sekarang ada di tangan perempuan lain! Itu adalah milikku! Bukan gaun pengiring pengantin, tapi gaunku! Itu adalah gaunku yang kupilih tiga tahun yang lalu dan akan aku pakai di pesta pernikahanku. Kau menyuruhku memakai gaun pengantin lain di pesta pernikahanku? Aku tidak bisa. Tidak akan bisa! Never!” (hlm. 33)

Sebuah novel terjemahan dari Korea. Tema yang diangkat sungguh unik. Pertemuan antara dua insan manusia yang tak sengaja gegara gaun pengantin, hingga berlanjut ke pertemuan-pertemuan tak terduga setelahnya. Hidup memang tidak bisa ditebak, begitu juga dengan jodoh, yang di depan mata belum tentu takdir kita. Itulah yang dialami baik Se Kyoung maupun Hae Yoon.

“Kau tidak memperlakukanku seperti selada lagi, kan? Kau sedang tidak meremehkanku dan menganggapku gampangan seperti seekor kelinci kan?”

“Jadilah perempuan yang seperti steik. Aku akan membantumu.” (hlm. 435)

Beberapa kalimat favorit:

  1. Jangan pernah menilai orang dari sifatnya, karena ujung-ujungnya, hidup di dunia hanya memerlukan uang. Uang menentukan posisi. Pernikahan juga merupakan sesuatu yang menentukan kelasmu. (hlm. 277)
  2. Jika kau ingin menikahi perempuan lain, buatlah garis yang jelas. Jangan menaruh perasaan sedikit pun pada orang lain. (hlm. 370)

Sumber: http://luckty.wordpress.com/2013/08/16/review-my-boyfriends-wedding-dress/
Resensi Pembaca
Oleh: Natalia - 23 December 2012

 

Se Kyoung (28th) melarikan diri saat hari pernikahannya. Hati dan kepalanya meneriakkan agar ia membatalkan pernikahannya dengan pria dari keluarga terpandang, Hyo In.

Gaun pengantin itu tergantung di dinding. Gaun cantik karya terakhir perancang Mario Emanulle. Sebenarnya itu bukanlah gaun miliknya. Sepertinya gaun itu tertukar saat pengiriman. Se Kyoung tak peduli. Lagipula ia membatalkan pernikahannya. Hidupnya jadi ikut berubah semenjak saat itu. Pria yang mencampakkannya dari masa lalu, kini kembali di hadapannya, Kang Ho ingin kembali padanya.

Sementara Hae Yoon (33th) seorang pengacara dari Amerika harus terbang 16 jam menuju Korea demi mencari gaun pengantin Ye Rin yang tertukar. Sebentar lagi mereka akan menikah. Namun, keduanya tak saling mencintai. Tidak ada yang namanya cinta. Sebagai yatim piatu, Hae Yoon hanya berhutang budi pada kakek Ye Rin yang sudah menyokongnya selama ini. Lagipula dengan menikahi Ye Rin, ia akan mendapatkan sebagian harta keluarga itu. Benar! Ye Rin sendiri berjanji mereka akan bercerai nantinya. Ia harus mengambil kembali gaun itu. Tanpa gaun kesayangan Ye Rin, ia tak akan bisa menikah dan itu artinya tak akan ada harta. Namun, perjuangannya tak mudah. Gadis Korea yang aneh tak mau mengembalikan gaun mahal itu dengan mudah!

Masalah dimulai dari tertukarnya gaun pengantin itu. Se Kyoung menghadapi berbagai kesulitan semenjak saat itu. Hidupnya terjepit antara Hae Yoon, Kang Hoo, dan In Hyo. Hae Yoon sang pria pencari gaun pengantin yang baru dalam hidupnya, Kang Hoo sang mantan kekasih yang mencampakkannya lalu ingin kembali, serta In Hyo sang mantan calon suami yang ia tinggalkan pergi di hari pernikahan mereka.

facebook google plush twitter instagram